Baru 131 Calhaj di Gunungkidul Miliki Paspor Siap Visa

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama DIY menyampaikan bahwa baru ada 131 calon haji (calhaj) dari Kabupaten Gunungkidul yang telah memiliki paspor siap visa. Jika melihat dari total kuota haji di Gunungkidul sebesar 323 jiwa, calhaj pemiliki paspor siap visa tergolong sedikit.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama DIY, Aidi Johansyah mengatakan jemaah calhaj perlu antre di Kantor Imigrasi untuk membuat paspor dengan sistem penjadwalan dan pembagian calhaj per harinya.

BACA JUGA: Hasil Real Count KPU, Berikut 15 Nama Politisi dengan Raihan Suara Terbanyak Sementara Caleg DPR RI dari Dapil DIY

Selain karena jadwal per hari, faktor yang memengaruhi atau menjadi kendala percepatan pembuatan paspor siap visa yaitu penggunaan foto diri.

“Ada juga yang misalnya foto tidak sama [dengan diri sendiri]. Tapi sebenarnya untuk pembuatan paspor di Imigrasi untuk DIY sudah selesai semua, tinggal proses scan di Kanwil Kemenag DIY,” kata Aidi dihubungi, Sabtu (18/2/2024).

Terkait pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) tahap I, Aidi mengaku ada perpanjangan sampai 23 Februari 2024. Kata dia, tahap pelunasan BIPIH tersebut sama dengan daerah lain di Indonesia. Sedangkan untuk pelunasan tahap kedua dijadwalkan pada tanggal 13 – 26 Maret 2024.

Tahun 2024, Kabupaten Gunungkidul mendapat kuota haji sebanyak 323 jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari kuota regular sebesar 307 jiwa dan tambahan 16 jiwa. Dari jumlah itu, baru ada 276 jiwa yang telah melunasi biaya haji regular.

Dia menambahkan pelunasan BIPIH tahap II diprioritaskan untuk empat golongan yaitu prioritas pertama diberikan untuk calon haji yang tidak dapat melunasi BIPIH tahap pertama karena gagal sistem. Prioritas kedua yaitu pendamping lansia; prioritas ketiga yaitu penggabungan mahrom; dan prioritas keempat yaitu pendamping disabilitas.

BACA JUGA: Terbaru! Hasil Real Count Pilpres 2024, Anies-Imin, Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud, Minggu 18 Februari 2024

“Penggabungan mahrom misalnya suami berangkan tahun 2024 tapi istri tahun 2025. Itu bisa digabungkan di tahun ini juga. Syaratnya berada dalam satu provinsi dan minimal sudah mendaftar lima tahun sebelumnya,” katanya.

Lebih jauh, dia menjelaskan calhaj asal DIY akan masuk ke kloter pertengahan. Dengan begitu, setikdaknya calhaj akan masuk ke kloter pertengahan lalu masuk ke embarkasi haji Solo dan akan berangkat pada akhir Mei 2024. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *