Wakil Rais Syuriah PWNU DIY Raih Jabatan Akademik Profesor di UII

Harianjogja.com, JOGJA—Wakil Rais Syuriah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY Tamyis Muharom secara resmi mendapatkan kenaikan jabatan akademok profesor di Universitas Islam Indonesia (UII). SK pengangkatan sebagai Profesor secara resmi telah diserahkan oleh Rektor UII Profesor Fathul Wahid pada 13 Februari 2024.

Tamyiz dikenal sebagai tokoh NU DIY, ahli fikih yang sudah malang melintang di dunia pendidikan. Ia menyelesaikan program Doktor di Universitas Zaituna Tunisia dalam bidang ilmu Syari’ah pada tahun 2011, memperoleh gelar Magister tahun 1997 dalam bidang ilmu Fiqih Wa Ushulihi pada tahun 1997 di Al Jami’ah al Urduniah Yordania dan memperoleh gelar Sarjana di UII dalam bidang ilmu Syari’ah/Peradilan Agama pada tahun 1998.

BACA JUGA : 3 Usulan Guru Besar UII Terkait Mempertahankan Kekayaan Alam untuk Hilirisasi

Di UII selain sebagai dosen, ia menjabat Direktur Pondok Pesantren Unggulan UII periode 2023 sampai sekarang, pernah menjabat Dekan Fakultas Ilmu Agama Islam UII periode tahun 2014 hingga 2022. Di luar UII, ia sebagai Wakil Rais Syuriah PWNU DIY, Dewan Pakar Al-Azhar Yogyakarta World Schools periode tahun 2013 hingga sekarang dan Koordinator Pengembangan Sumber Daya Manusia FKPP DIY periode tahun 2004 hingga 2007.

“Prof. Tamyiz adalah profesor kedua di FIAI UII. Yang menarik, jaraknya sangat panjang dengan SK profesor pertama yang diterima di FIAI UII, yaitu pada 2007, sekitar 13 tahun yang lalu. Tentu ini bisa menghadirkan beragam diskusi. Mulai dari ketatnya proses yang harus diikuti, sulitnya mengajak para dosen meningkatkan kewenangan akademiknya atau kesabaran yang memang perlu dicontoh,” kata Fathul Wahid sebagaimana rilis UII.

Ia menambahkan saat ini UII mempunyai 41 profesor aktif yang lahir dari rahim sendiri. SK yang diberikan hari ini adalah yang kedua di awal 2024 ini, setelah sebelumnya di Januari 2024. “Semoga ini menjadi pertanda baik untuk seterusnya.Kalau satu bulan satu SK profesor, maka insyaallah akan ada 12 SK di sepanjang 2024,” katanya.

Pengangkatan Prof. Tamyiz, kata dia, menjadikan proporsi dosen dengan jabatan akademik profesor mencapai 5,2 persen (41 dari 788 orang). Persentase ini hampir dua kali lipat dibandingkan rata-rata nasional, yang baru 2,61 persen dari sekitar 311.000 dosen.

“Saat ini, sebanyak 262 dosen UII berpendidikan doktor [33,2 persen]. Sebanyak 71 berjabatan lektor kepala dan 112 lektor. Mereka semua 183 orang itu tinggal selangkah lagi mencapai jabatan akademik profesor,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *