Dari awal beli domain, setting hosting, membuat HTML, SEO, AMP, hingga backlink.
Landing page adalah halaman website yang dibuat dengan tujuan tertentu, seperti branding, promosi, pengumpulan traffic, atau kebutuhan marketing lainnya. Landing page umumnya dibuat lebih ringan dibanding website besar karena fokus hanya pada tampilan utama, informasi inti, dan optimasi kecepatan.
Domain adalah alamat website yang digunakan untuk membuka landing page.
Contoh domain:
Hal yang perlu diperhatikan ketika memilih domain:
Contoh Tlid:
Platform pembelian domain:
Hosting adalah tempat file landing page disimpan.
Jenis hosting:
Untuk landing page sederhana biasanya cukup menggunakan shared hosting.
Fitur penting hosting:
Contoh panel hosting:
Digunakan untuk:
Fitur penting:
Extension rekomendasi:
Sebelum membuat landing page, tentukan:
Contoh struktur landing page:
Biasanya referensi template dicari dari keyword umum atau template yang sedang meta.
Untuk mencari inspirasi tampilan:
Template referensi biasanya digunakan sebagai inspirasi desain, lalu dimodifikasi kembali agar tampilan lebih unik.
Hal yang biasanya dimodifikasi:
Biasanya file yang digunakan:
Contoh struktur dasar:
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Landing Page</title>
<link rel="stylesheet" href="style.css">
</head>
<body>
<h1>Landing Page</h1>
<script src="script.js"></script>
</body>
</html>
Yang biasanya diganti:
Hal ini dilakukan agar landing page memiliki identitas sendiri.
Landing page biasanya dimodifikasi agar:
Contoh optimasi:
Masuk ke:
Tambahkan domain yang ingin digunakan.
Setelah domain ditambahkan, hosting biasanya memberikan:
ns1.hosting.com
ns2.hosting.com
Lalu:
Tunggu propagasi:
Masuk ke:
Buka:
public_html
Upload:
Atau copy seluruh script ke index.html.
Buka domain:
https://jnetoto.com
Pastikan:
Title harus sesuai niche.
<title>JNETOTO - Platform Informasi Digital</title>
Meta description harus relevan dengan isi halaman.
<meta name="description" content="Informasi lengkap dan tampilan modern dengan akses cepat.">
Hubungkan antar halaman agar struktur website lebih rapi.
Landing page modern wajib responsive.
@media(max-width:768px){
.container{
width:100%;
}
}
Subdomain biasanya digunakan untuk:
Contoh:
AMP digunakan untuk:
Biasanya AMP dihubungkan menggunakan:
<link rel="amphtml" href="https://app.thepeoplesguidetomexico.shop/">
Konten landing page sebaiknya:
Bagian yang biasanya divariasikan:
Hal yang mempengaruhi speed:
Backlink adalah tautan dari website lain menuju website kita.
Fungsi backlink:
Jenis backlink:
Hal yang perlu diperhatikan:
Beberapa platform yang sering digunakan:
Meta Google dapat berubah sewaktu-waktu tergantung update algoritma. Karena itu cara pembuatan landing page tidak bisa selalu monoton dan perlu terus menyesuaikan perkembangan.
Yang paling penting dalam pembuatan landing page:
Jika tidak terindex dalam waktu 3-5 hari
Jenis meta algoritma google yang pernah terjadi