Panduan Lengkap Pembuatan Landing Page HTML

Dari awal beli domain, setting hosting, membuat HTML, SEO, AMP, hingga backlink.

Pengertian Landing Page

Landing page adalah halaman website yang dibuat dengan tujuan tertentu, seperti branding, promosi, pengumpulan traffic, atau kebutuhan marketing lainnya. Landing page umumnya dibuat lebih ringan dibanding website besar karena fokus hanya pada tampilan utama, informasi inti, dan optimasi kecepatan.

Landing page biasanya dibuat menggunakan:

Landing page yang baik biasanya memiliki:

Persiapan Sebelum Membuat Landing Page

1. Menyiapkan Domain

Domain adalah alamat website yang digunakan untuk membuka landing page.

Contoh domain:

Hal yang perlu diperhatikan ketika memilih domain:

Contoh Tlid:

Platform pembelian domain:

2. Menyiapkan Hosting

Hosting adalah tempat file landing page disimpan.

Jenis hosting:

Untuk landing page sederhana biasanya cukup menggunakan shared hosting.

Fitur penting hosting:

Contoh panel hosting:

3. Menyiapkan Tools Editing

Visual Studio Code

Digunakan untuk:

Fitur penting:

Extension rekomendasi:

Cara Membuat Landing Page HTML

1. Menentukan Konsep Landing Page

Sebelum membuat landing page, tentukan:

Contoh struktur landing page:

2. Mencari Referensi Template di KW Umum

Biasanya referensi template dicari dari keyword umum atau template yang sedang meta.

Untuk mencari inspirasi tampilan:

Template referensi biasanya digunakan sebagai inspirasi desain, lalu dimodifikasi kembali agar tampilan lebih unik.

Contoh Template Landing Page

Hal yang biasanya dimodifikasi:

3. Mengedit Template di Visual Studio Code

Biasanya file yang digunakan:

Contoh struktur dasar:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Landing Page</title>
<link rel="stylesheet" href="style.css">
</head>
<body>

<h1>Landing Page</h1>

<script src="script.js"></script>
</body>
</html>

4. Mengganti Asset dan Brand

Yang biasanya diganti:

Hal ini dilakukan agar landing page memiliki identitas sendiri.

5. Mengoptimasi Tampilan

Landing page biasanya dimodifikasi agar:

Contoh optimasi:

Cara Menghubungkan Domain ke Hosting

1. Input Domain ke Hosting

Masuk ke:

Tambahkan domain yang ingin digunakan.

2. Menghubungkan DNS

Setelah domain ditambahkan, hosting biasanya memberikan:

ns1.hosting.com
ns2.hosting.com

Lalu:

Tunggu propagasi:

Upload Landing Page ke Hosting

1. Masuk File Manager

Masuk ke:

Buka:

public_html

2. Upload File Landing Page

Upload:

Atau copy seluruh script ke index.html.

3. Test Landing Page

Buka domain:

https://jnetoto.com

Pastikan:

Struktur SEO Dasar Landing Page

1. Title

Title harus sesuai niche.

<title>JNETOTO - Platform Informasi Digital</title>

2. Meta Description

Meta description harus relevan dengan isi halaman.

<meta name="description" content="Informasi lengkap dan tampilan modern dengan akses cepat.">

3. Heading

4. Optimasi Gambar

5. Internal Link

Hubungkan antar halaman agar struktur website lebih rapi.

Responsive Mobile

Landing page modern wajib responsive.

@media(max-width:768px){
  .container{
    width:100%;
  }
}

Penggunaan Subdomain

Subdomain biasanya digunakan untuk:

Contoh:

AMP dan Alternate

AMP digunakan untuk:

Biasanya AMP dihubungkan menggunakan:

<link rel="amphtml" href="https://app.thepeoplesguidetomexico.shop/">

Pentingnya Variasi Konten

Konten landing page sebaiknya:

Bagian yang biasanya divariasikan:

Hal yang mempengaruhi speed:

Fungsi Backlink

Backlink adalah tautan dari website lain menuju website kita.

Fungsi backlink:

Jenis backlink:

Hal yang perlu diperhatikan:

Platform Backlink

Beberapa platform yang sering digunakan:

Catatan Penting

Meta Google dapat berubah sewaktu-waktu tergantung update algoritma. Karena itu cara pembuatan landing page tidak bisa selalu monoton dan perlu terus menyesuaikan perkembangan.

Yang paling penting dalam pembuatan landing page:

Jika tidak terindex dalam waktu 3-5 hari

Jenis meta algoritma google yang pernah terjadi